Kemerdekaan dalam Irama Kenthongan

Irama ritmis kenthongan bertalu-talu terdengar diiringi gerimis di Kota Purwokerto, Sabtu (19/8) malam. Meski gerimis, puluhan ribu manusia tetap membanjiri arena Festival Kenthongan 2017 yang digelar di sekitaran Alun-alun Purwokerto.

Masyarakat yang menantikan kesenian khas Banyumas itu tumpah ruah di jalan Jenderal Soedirman mulai dari Alun-alun Purwokerto hingga kompleks depan Pasar Wage. Mereka rela berdesakan demi menyaksikan aksi 30 grup kesenian pada perhelatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia.


Festival Kenthongan jadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Banyumas karena kesenian tersebut tumbuh lestari di Banyumas. Setiap kelompok kenthongan menyuguhkan beragam unsur pendukung pertunjukan demi menghibur penonton dengan tarian, kostum unik, dan aransemen lagu tradisional maupun lagu populer.

Terus Berinovasi

Pada mulanya, kenthongan dikenal sebagai alat komunikasi berupa bunyi-bunyian yang berasal dari bambu atau kayu yang berongga. Masyarakat Jawa di masa lampau menggunakannya untuk komunikasi dengan cara dipukul untuk menyatakan tanda waktu, tanda bahaya atau untuk mengumpulkan massa.

Seiring berjalannya waktu, kenthongan di Banyumas berkembang menjadi sebuah kesenian tradisional yang dipadukan dengan beragam alat musik lain berbahan bambu seperti calung dan angklung. Selain itu, di dalam sebuah grup kenthongan biasanya dilengkapi dengan alat musik kecrek dan perkusi sederhana. Pemain kenthongan juga menggunakan kostum yang dimodifikasi sedemikian rupa dari batik khas Banyumas.

Saat ini, musik kenthongan biasa ditampilkan ketika menyambut tamu kehormatan, hari-hari besar nasional, dan pesta rakyat di Banyumas.

Tampilnya berbagai grup musik kenthongan dengan ciri khasnya masing-masing di hari kemerdekaan menunjukkan bahwa pelaku kesenian Kenthongan masih terus berinovasi. Malam itu, saya melihat sebuah wujud kemerdekaan dalam berkesenian yang senantiasa bergema bagi masyarakatnya.

Penikmat teh dipagi hari | rindu rumah jika jalan-jalan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *