Rewandha Bojana, Ikhtiar melestarikan Si Ekor Panjang

Bermacam buah nan warna-warni tertata rapi menghiasi gunungan, sekumpulan laki-laki berpakaian khas banyumasan terlihat sekuat tenaga mengaraknya, ya, inilah Festival Ruwandha Bojana.

Kalau melihat gunungan menjadi rebutan manusia, mungkin sudah biasa, tetapi di Desa Cikakak Kecamatan Wangon Banyumas, Jawa Tengah (Kompleks Masjid Saka Tunggal), Sabtu (19/11) ada arak-arakan gunungan yang menjadi rebutan kera-kera ekor panjang (Macaca fascicularis) dalam Festival Rewandha Bojana. Festival ini menyuguhkan ikon utama memberi makan kera dalam bentuk rebutan gunungan buah. Seperti Arti dari Rewandha Bojana adalah memberi makan kera.

Arak-arakan gunungan berisi buah dan sayur yang akan menjadi rebutan para kera pada acara Festival Rewandha Bojana di Desa Cikakak, Wangon, Banyumas. Purwokertokita.com/Kukuh S. Hasan Surya
Seekor kera berekor panjang atau ‘Macaca fascicularis’ mengambil buah-buahan yang disediakan untuknya pada Festival Rewandha Bojana di Desa Ciakakak, Wangon, Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (19/11). Purwokertokita.,com/Kukuh S. Hasan Surya
Seekor kera berekor panjang atau ‘Macaca fascicularis’ menikmati buah-buahan yang disediakan dalam gunungan buah pada Festival Rewandha Bojana di Desa Ciakakak, Wangon, Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (19/11). Purwokertokita.,com/Kukuh S. Hasan Surya

 

Festival memberi makan kera yang hidup di sekitar obyek wisata religi Masjid Saka Tunggal melibatkan masyarakat dari 12 desa di wilayah tersebut. Mereka ikut terlibat mengarak gunungan dari buah-buahan untuk disantap beramai-ramai oleh sekumpulan kera itu.

Gunungan buah diarak dari halaman Pintu Gerbang Masjid Saka tunggal menuju halaman dekat Masjid Saka Tunggal sekitar 1 kilometer.

Di kawasan tersebut terdapat ratusan ekor kera yang berlindung di hutan sebelah barat kompleks Masjid Saka Tunggal yang dikeramatkan penduduk setempat.

Menurut kepercayaan warga setempat, kera-kera ekor panjang ini merupakan warisan pendiri Masjid Saka Tunggal. Masjid Saka Tunggal sendiri merupakan masjid pertama permulaan Islam masuk ke Banyumas sekitar tahun 1288.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *